pecahnya band blink 182 membuat kita para blinkers kecewa... betapa nggak, mule taon 1992-2005 mereka berkarir dan sudah jadi awesome band punk.. eh ujung2nya bubar... well untungnya para personilnya masih bermusik (mark dan travis di plus 44, sedangkan tom di angels and airwaves).. pecahnya band blink 182 ini sangat disayangkan banget.. beberapa sebab yang membuat band ini bubar.. berikut ini saya coba menjelaskan bubarnya band ini tanpa memihak siapa yg salah.. coz para blinkers mungkin ngefans salah satu diantaranya.. so saya gak mau kena marah nih karena nulis yg nggak2 hehehehe... ini diambil dari majalah rythm taon 2006 diterjemahkan secara baik dan benar sesuai vocab saya hehehehehe. ini adalah petikan wawancara sang drummer travis barker
rhythm : perpecahan di blink 182 pasti membuatmu shock bro, bagaimana setelah lo bergabung di +44 sekarang?
travis: mmh... ceritanya sangat panjang dude, gw akan bercerita dulu bagaimana blink bisa pecah.. saat itu blink telah melakukan tour keliling eropa setelah kita dah pulang kemudian terjadi tsunami dan kita dah berjanji akan tampil menghibur para korban tsunami. pada hari dimana kita akan tampil, manajer memanggil kita (gw dan mark) dan bilang klo tom telah keluar dari band, dia tidak akan tampil di acara ini, dan kita tidak bisa menghubunginya baik lewat telpon ato email... dan pada hari berikutnya hanya gw dan mark yang berlatih di studio tanpa kehadiran tom dan para official serta teman2 disana bisa menerima dan sangat menyukainya dan mereka berkata "ayoh, kita tetap pada music kita dan gak peduli deh apa yang terjadi sekarang so teruskan aja deh hal ini". setelah itu band bentukan tom (angels and airwaves) meluncurkan album.. saya dan mark shock tapi itulah yg terjadi... dan akhirnya kita berdua hanya menghabiskan waktu berdua di studio gw (studio famous) buat nulis lagu. gw menulis cord dan mencoba bermain keyboard, sedang mark bekerja pada drum dan mencari cordnya juga, yah memang hal yang berbeda dan nggak seperti biasanya kita lakukan (tapi tetep gw yang ngedrum sebenarnya hahaha).. so akhirnya kita putuskan ide untuk benar2 punya studio ndiri dan memulai proyek baru so kita membuat studio yang baru dan kita berusaha menyelesaikan rekaman meski pada saat itu hanya 2 orang. mark dan gw jadi produser serta jerry finn jadi executive produser.
naaa.... sedikit petikan wawancara tu bisa menggambarkan awal mula pecahnya band punk kelahiran san diego california ini.. sampai sekarang mark dan tom sama2 tidak ada komunikasi.. ketika tom diwawncarai akhir taon 2007 di KROQ dia menyatakan bahwa dia tidak mau membahas masa lalunya di blink, dia enjoy di AvA.. dia merasa lebih baik disini.. dan dia nggak tau apakah dia bisa balik lagi bersama blink suatu saat.. dia belum memikirkannya.. begitu pula dengan mark di wawancara aldercast 2007.. mark menyatakan bahwa dia nggak percaya bahwa blink telah bubar namun begitulah keadaannya.. mau apalagi katanya... sekarang gw lebih konsen di plus 44 bersama travis daripada memikirkan blink.. kalaupun blink balik lagi saya juga tidak tahu itu kapan dan apakah bisa.... tentang lagu no itsn't (bukan not itsn't boz heheheheh koreksi dikit) memang benar lagu ini ditujukan buat tom kata2nya sangat jelas disini
Please understand,
This isn't just goodbye,
This is I can't stand you.
intinya mark gak rela blink bubar.. lagu ini adalah lagu pertama yg dibuat demo dan diperdengarkan ketika awal website plus44 dilaunch.. formasi awal plus44 adalah 3 orang yaitu mark hoppus (bass), travis barker (drum) dan carol heller (gitar) tapi akhirnya carol memutuskan untuk berhenti karena lebih mementingkan anaknya yg masih kecil.. carol diganti dengan yaitu craig fairbaugh dan shane galagher keduanya dari band mercy killers. keduanya merupakan teman lama mark dan travis bahkan craig juga merupakan gitaris di tour transplants (band project travis)...
sedangkan AVA mempunyai personil sama seperti plus 44 formasi awal yaitu tom de longe (gitar vokal), david kenedy (gitar-dulu adalah gitaris band project nya tom boxcarracer), atom willard (drum-dulu pernah jadi drummer offspring), ryan sinn (bass).. setelah mengeluarkan album pertama ryan sinn keluar dari band digantikan oleh matt watcher dari 30 second to mars.
Sabtu, 22 Januari 2011
blink 182
ASAL MUASAL
Blink 182 terbentuk tahun 1992 di Poway, California. Saat itu, Mark Hoppus baru aja dapat bas baru dari bokapnya karena bantuin ngecat rumah. Kemudian dengan perantara kakaknya Mark berkenalan dengan Tom DeLonge. Saking pengennya meng-impress Tom, Mark bela-belain lompat dari atap rumah sampe kakinya patah.
Mereka lalu mulai bikin-bikin lagu, tapi mereka baru sadar kalo butuh drumer. Maka bergabunglah Scott Raynor (asal usul dia kurang jelas, kadang datang tak diundang – pulang tak diantar..), dinamailah BLINK. Saat itu, Tom baru 16 tahun, Mark 19 tahun dan Scott 17 tahun. Rekaman mereka yang pertama, FLYSWATTER, kualitasnya ancur banget, karena direkam di kamar Tom cuma make tape-recorder (gaya-gaya wartawan githu). Album ini berisi 4 lagu dan hanya terdapat sekitar 50 copy saja yang kemudian diberikan kepada teman, pacar, kenalan, family dan keluarga tercinta.
Berkat perjuangan dan doa orang tua, akhirnya mereka mulai terkenal dan lagu-lagu mereka mulai dilirik label-label underground. Pada awalnya, band mereka make nama Blink. Berhubung juga ada band techno asal Irlandia yang juga make nama Blink, jadi mereka tambahin angka 182 dibelakangnya, BLINK 182. Why 182? Why…? Tanya, Kenapa? Fans bilang 182 adalah 182 kali umpetan F*** yang diucapkan Tony Montana di Scarface, tapi Mark bilang 182 cuma random number that sounds cool.
Pada tahun 1993 dengan Filter Record mereka merilis demo yang berjudul BUDDHA sebanyak 1000 copy. Di awal tahun 1994, Blink 182 menandatangani kontrak dengan Cargo Records. Mereka merekam debut album penuhnya, CHESHIRE CAT dalam tiga hari. Beberapa isi albumnya merupakan versi baru lagu Strings dan Carousel yang terdapat dalam album demo Buddha.
Tahun 1996 Blink 182 menandatangani kontrak dengan MCA yang kemudian berubah nama menjadi Geffen Records. Setelah pindah ke Encinitas, California, mereka merekam album DUDE RANCH pada 1996 dengan diproduseri Mark Trombino, yang dirilis setahun kemudian. Album ini terbilang sukses karena terjual sebanyak 4 juta copy di seluruh dunia. Single mereka Dammit berjaya di US modern rock charts.
Tur resmi pertama mereka dihiasi dengan kejadian ga enak. Scott Raynor dikeluarin dari band karena drugs and alcohol habit-nya yang udah parah (taukan lagu Man Overboard, nah ntuh sebenernya alasan kenapa mereka nge-kick Scott). Ketika mulai kebingungan mencari penggantinya Scoot, kebetulan saat itu Blink 182 tur dengan band pembuka namanya THE AQUABATS. Mungkin emang udah jodoh, tau Blink lagi ga punya drumer, dengan cuek bebek dan wajah sok-sok imut si drumer Aquabats PD aja nawarin diri ngisi posisinya Scott. Tau Siapa Dia…? Drumer itu, tak lain dan tak bukan adalah Travis Barker.
Mungkin seperti ini dialognya…..
Trav : Hai Fren katanya lagi nyari drumer yah?
Tom : Iya neh si Scott payah tepar mulu. Emang loe bisa?
Trav : Hayah!!! Jangankan lagu Blink, lagu engkongnya Blink juga gw bisa. Sekalian aja sini lagu Blink gw mainin ama tanjidor (Lom tau neh bocah ma gw — maki Travis dalam hati)
Tom : Cape deh landak!!! Tapi gaya loe boleh juga tonk. Coba deh loe mainin lagu kita
Trav : No Problemo Bro, sapa takut!
Lalu dia dengerin lagu mereka, dan bukan sulap bukan sihir hanya dalam tempo 30 menit si BONES udah bisa maenin semua lagunya Blink…Benar-benar jenius, ga ada matee nya!!!!!
Awalnya si Travis cuma sebagai aditional player. Mungkin karena takut ama tatoo dan model rambutnya si The Baron Von Tito, akhirnya Tom dan Mark resmi mengangkat Travis sebagai Drumer Blink 182. [The Baron Von Tito adalah nama panggung Travis di The Aquabats]
BLINK 182 – SUKSESSSZSSS
Pada 1999, dalam proses pembuatan album ENEMA OF STATE, Blink 182 mempekerjakan Jerry Finn sebagai produser. Album ini membawa Blink 182 ke dunia mainstream dengan hit single Whats My Age Again, All The Small Things dan Adams Song yang sering diputar di radio dan ditayangkan di MTV. Penjualannya mencapai 10 juta copy di seluruh dunia dan menjadi best selling album saat itu.Di tahun 2000 Blink 182 merilis album live berjudul THE MARK, TOM AND TRAVIS SHOW : THE ENEMA STRIKES BACK dengan isi materi dari tiga album sebelumnya dan tambahan lagu studio Man Overboard. Blink 182 melanjutkan kesuksesannya dengan merilis album TAKE OFF YOUR PANTS AND JACKET di tahun 2001. Album ini benar-benar sukzes,,zes,zeessss kaya kacang garing yang enak,gurih dan juga nikmat. Kalian pasti udah pada taukan lagu-lagunya, jadi ga perlu dikasih tau lagi.
Setelah menghabiskan waktu ditahun 2002, rekaman untuk album selanjutnya dimulai pada 18 Nopember 2003 dan menghasilkan hit single Feeling This, I Miss You, Down dan Im Lost Without You. Barker mengatakan Blink 182 sengaja membiarkan albumnya tanpa judul (beda dengan self-titled) untuk mewakili Blink 182 yang baru.BLINK 182 – TAK ADA GADING YANG TAK RETAK
Tuesday, November 2nd, 2010 21st Century Breakdown In Concert on the Big Screen - In Cinemas - Nov 15th! Watch the Preview:
THE BILLIE JOE ARMSTRONG J-180 @ Gibson.com : here!
He can crank out the grind with the best of them, and his electric chops have helped to establish his band Green Day as the premier punk band of its generation. But Billie Joe Armstrong has proved his prowess at a more nuanced acoustic tune time and again. The acoustic guitar propelled Green Day's international mega-hit "Good Riddance (Time of Your Life)," and was a cornerstone of the band's epic 2004 release American Idiot. Through it all, Armstrong's instrument of choice has been a Gibson.
To honor his achievements, Gibson introduces the Billie Joe Armstrong J-180, crafted by the acclaimed luthiers of Bozeman, Montana, and now available in a first run that will be limited to 100 guitars for 2010. The instrument is styled after the J-180 "Jumbo," a guitar designed as a scaled-down version of the big, rounded SJ-200 "Super Jumbo" (played by Elvis, Johnny Cash, and others). Legendary in its own right, the J-180 formed the basis for the distinctive Everly Brothers model of the '60s, and remains one of Gibson's most popular flat-tops. With its big 16"-wide body, the Billie Joe Armstrong J-180 can bang out the rhythm with gusto and fury - as countless country, blues, and rock and roll frontmen have discovered for five decades - but it's also a sultry performer for mellower moments, purring with a tone that only premium solid tonewoods and uncompromising Gibson construction can achieve.
And when you need to take it up on stage, a built-in Fishman VT pickup system makes it a snap, providing an easy plug-n-play solution through any amplification or PA rig, without impeding the guitar's natural acoustic tone. Being the main squeeze of a guy who's still a punk at heart, though, the Billie Joe Armstrong J-180 is dressed to impress, in a hand-sprayed Ebony nitrocellulose finish with custom double tortoiseshell J-180 pickguards, graduated mother-of-pearl star inlays on its Indian Rosewood fingerboard, and a black truss-rod cover with Billie Joe Armstrong signature. Whether you're looking to drive the band through the home stretch, or accompany your solo singer/songwriter moments with deep, rich acoustic tone that's classic Gibson, the Billie Joe Armstrong J-180 one to check out. But hurry - the 2010 first run of 100 instruments is certain to go fast.
GREEN DAY TO RELEASE LIVE ALBUM
GREEN DAY TO RELEASE LIVE ALBUM - AWESOME AS FUCK - ON MARCH 22ND, 2011, ON REPRISE RECORDS
CD PLUS BONUS DVD CAPTURES EXPLOSIVE ENERGY OF BAND'S WORLD TOUR IN SUPPORT OF GRAMMY® AWARD-WINNING ALBUM 21ST CENTURY BREAKDOWN
January 12, 2011 - Burbank, CA - Multi-platinum rock band Green Day will release a brand-new live album, entitled Awesome As Fuck, on March 22nd, 2011, on Reprise Records. The set, which includes a CD plus bonus DVD, features explosive performances captured during the band's 2009-2010 World Tour in support of their Grammy® Award-winning album 21st Century Breakdown. Watch a trailer introducing Awesome As Fuck here at youtube
Green Day recorded every show on the 21st Century Breakdown tour. When it concluded, the band members, singer-guitarist Billie Joe Armstrong, bassist Mike Dirnt, and drummer Tre Cool, sifted through the audio to deliver the best performances from their shows around the world. An iTunes Exclusive edition of the audio portion will feature two bonus tracks. The footage on the bonus DVD was shot at the band's show in Tokyo, Japan. The package includes Green Day's biggest hits and fan favorites, including "21 Guns," "American Idiot," "When I Come Around," and "Good Riddance." See below for full track-listing.
Critics raved about the 21st Century Breakdown tour, which launched in North America in July of 2009. "As if releasing a wave of energy that had been building up during their four-year hiatus from touring, Green Day poured all their heart and soul into a powerhouse set," said Rolling Stone, while Spin noted that "the band's relationship with its audience is disarmingly real."
Released by Reprise Records on May 15th, 2009, 21st Century Breakdown debuted at No. 1 on the Billboard Top 200 chart, won a 2009 Grammy Award for "Best Rock Album," and has sold more than 3.5 million copies worldwide. It has spawned the hit singles "Know Your Enemy," which has been certified gold, and the platinum-selling "21 Guns," whose video won three 2009 MTV Video Music Awards, including "Best Rock Video."
The track-listing for Awesome As Fuck is as follows:
CD
1. 21st Century Breakdown - (London, England)
2. Know Your Enemy - (Manchester, England)
3. East Jesus Nowhere - (Glasgow, Scotland)
4. Holiday - (Dublin, Ireland)
5. Gloria - (Dallas, Texas)
6. Cigarettes And Valentines - (Phoenix, Arizona)v 7. Burnout - (Irvine, California)
8. Pasalaqua - (Chula Vista, California)
9. JAR - (Detroit, Michigan - August 23rd 2010)
10. Holden Caulfield - (New York, New York)
11. Geek Stink Breath - (Saitama-shi, Japan)v 12. When I Come Around - (Berlin, Germany)
13. She - (Brisbane, Australia - December 8th 2009)
14. 21 Guns - (Mountain View, California)
15. American Idiot - (Montreal, QUE)
16. Wake Me Up - (Nickelsdorf, Austria)
17. Good Riddance - (Nickelsdorf, Austria)
DELUXE ALBUM BONUS TRACKS (ALL DIGITAL RETAILERS EXCEPT iTUNES)
1. Letterbomb - (Chula Vista, California)
2. Christie Road - (Hartford, Connecticut)
iTUNES BONUS TRACKS
1. Letterbomb - (Chula Vista, California)
2. Christie Road - (Hartford, Connecticut)
3. Paper Lanterns/2000 Light Years Away - (Alpharetta, Georgia) (iTunes Exclusive)
DVD
"21st Century Breakdown"
"Know Your Enemy"
"East Jesus Nowhere"
"Holiday"
"Static Age"
"Gloria"
"Blvd. Of Broken Dreams"
"Burnout"
"Geek Stink Breath"
"Welcome To Paradise"
"When I Come Around"
"She"
"21 Guns"
"American Eulogy"
"Jesus Of Suburbia"
"Good Riddance"
CD PLUS BONUS DVD CAPTURES EXPLOSIVE ENERGY OF BAND'S WORLD TOUR IN SUPPORT OF GRAMMY® AWARD-WINNING ALBUM 21ST CENTURY BREAKDOWN
January 12, 2011 - Burbank, CA - Multi-platinum rock band Green Day will release a brand-new live album, entitled Awesome As Fuck, on March 22nd, 2011, on Reprise Records. The set, which includes a CD plus bonus DVD, features explosive performances captured during the band's 2009-2010 World Tour in support of their Grammy® Award-winning album 21st Century Breakdown. Watch a trailer introducing Awesome As Fuck here at youtube
Green Day recorded every show on the 21st Century Breakdown tour. When it concluded, the band members, singer-guitarist Billie Joe Armstrong, bassist Mike Dirnt, and drummer Tre Cool, sifted through the audio to deliver the best performances from their shows around the world. An iTunes Exclusive edition of the audio portion will feature two bonus tracks. The footage on the bonus DVD was shot at the band's show in Tokyo, Japan. The package includes Green Day's biggest hits and fan favorites, including "21 Guns," "American Idiot," "When I Come Around," and "Good Riddance." See below for full track-listing.
Critics raved about the 21st Century Breakdown tour, which launched in North America in July of 2009. "As if releasing a wave of energy that had been building up during their four-year hiatus from touring, Green Day poured all their heart and soul into a powerhouse set," said Rolling Stone, while Spin noted that "the band's relationship with its audience is disarmingly real."
Released by Reprise Records on May 15th, 2009, 21st Century Breakdown debuted at No. 1 on the Billboard Top 200 chart, won a 2009 Grammy Award for "Best Rock Album," and has sold more than 3.5 million copies worldwide. It has spawned the hit singles "Know Your Enemy," which has been certified gold, and the platinum-selling "21 Guns," whose video won three 2009 MTV Video Music Awards, including "Best Rock Video."
The track-listing for Awesome As Fuck is as follows:
CD
1. 21st Century Breakdown - (London, England)
2. Know Your Enemy - (Manchester, England)
3. East Jesus Nowhere - (Glasgow, Scotland)
4. Holiday - (Dublin, Ireland)
5. Gloria - (Dallas, Texas)
6. Cigarettes And Valentines - (Phoenix, Arizona)v 7. Burnout - (Irvine, California)
8. Pasalaqua - (Chula Vista, California)
9. JAR - (Detroit, Michigan - August 23rd 2010)
10. Holden Caulfield - (New York, New York)
11. Geek Stink Breath - (Saitama-shi, Japan)v 12. When I Come Around - (Berlin, Germany)
13. She - (Brisbane, Australia - December 8th 2009)
14. 21 Guns - (Mountain View, California)
15. American Idiot - (Montreal, QUE)
16. Wake Me Up - (Nickelsdorf, Austria)
17. Good Riddance - (Nickelsdorf, Austria)
DELUXE ALBUM BONUS TRACKS (ALL DIGITAL RETAILERS EXCEPT iTUNES)
1. Letterbomb - (Chula Vista, California)
2. Christie Road - (Hartford, Connecticut)
iTUNES BONUS TRACKS
1. Letterbomb - (Chula Vista, California)
2. Christie Road - (Hartford, Connecticut)
3. Paper Lanterns/2000 Light Years Away - (Alpharetta, Georgia) (iTunes Exclusive)
DVD
"21st Century Breakdown"
"Know Your Enemy"
"East Jesus Nowhere"
"Holiday"
"Static Age"
"Gloria"
"Blvd. Of Broken Dreams"
"Burnout"
"Geek Stink Breath"
"Welcome To Paradise"
"When I Come Around"
"She"
"21 Guns"
"American Eulogy"
"Jesus Of Suburbia"
"Good Riddance"
Welcome to a New Kind of Tension: Billie Joe Armstrong on His ‘American Idiot’ Role
By DAVE ITZKOFF
But in the final minutes before showtime on Friday night, Mr. Armstrong took on other parts — from a nervous neophyte gingerly reviewing his notes from Michael Mayer, the musical’s director and co-writer, to an extroverted jester prancing around the stage in a female co-star’s sequined dress.
In his dressing room — furnished with the record albums of vintage punk acts like the Avengers and Generation X, and dried-out bouquets suspended from the ceiling by their stems — Mr. Armstrong spoke with ArtsBeat about his experience as a performer in “American Idiot” and about what the future might hold when he leaves the show after Feb. 27. These are excerpts from that conversation.
Q.
So what notes does Michael have for you tonight?A.
He told me I was flat. [laughs] That’s his job. Rabu, 19 Januari 2011
Asal usul pemberian nama Band Greenday
Personal Green Day sekarang terdiri dari tiga orang. Yaitu Billy Joe pada vocal dan gitar, Mike pada bass, serta Tre Cool pada drum.
Green Day terbentuk berawal dari kegemaran Billy Joe yang suka bermain musik di garasi rumahnya. Kemudian Mike yang merupakan keponakan Billiy Joe, di akhir pekan berkunjung ke rumah Billy bersama ibunya.Mike merasa tertarik untuk ikut bermain musik, namun dia sama sekali tidak bisa memainkan alat musik satupun. Akhirnya Billy mengajari Mike memainkan alat musik bass.
Mike merasa tertantang dan dia tidak mau pulang. Ibunya mengijinkan dia tinggal di garasi bersama Billy, tentunya untuk bermain musik. Dalam waktu singkat, Mike menguasai teknik memainkan bass yang cukup baik.
Billy tidak melanjutkan sekolahnya, dia juga tidak menamatkan SMA atau senior high school. Dia lebih suka bermain musik, dan menonton musik di panggung musik bawah tanah yang keras. Berbeda dengan Billy, Mike masih sanggup untuk menamatkan sekolahnya, karena dia merasa mempunyai tanggung jawab yang besar terhadap pengorbanan ibunya yang bekerja mati-matian untuk menyekolahkan dirinya.
Tanggung jawab itu semakin besar karena sejak kecil orang tua Mike sudah bercerai, dan Mike hanya dibesarkan oleh ibunya. Billy merasa kemampuannya dan Mike bermain musik sudah cukup layak untuk show di panggung musik bawah tanah yang keras tersebut.
Namun, karena umur keduanya yang masih muda serta tidak ada pengalaman manggung yang memadai, mereka pun gagal untuk unjuk kebolehan. Tidak diduga, salah satu drumer yang punya show record bagus di panggung tersebut, mau membantu Billy dan Mike untuk tampil di panggung tersebut. Secara mengejutkan, mereka bermain sangat baik dan seakan-seakan menghipnotis seluruh penonton.
Mereka pun menjadi band local yang terkenal, namun saat itu nama band tersebut masih bukan Green Day. Tidak perlu waktu lama, salah satu label lokal menawari mereka untuk membuat album. Dalam waktu singkat, album mereka ludes di pasaran. Yang paling fenomenal adalah, saat album pertama keluar, umur Billy dan Mike belum genap 17 tahun.
Setelah serangkaian tur yang dijalani, drumer mereka memutuskan untuk memundurkan diri dan lebih memilih melanjutkan studinya di luar kota. Billy dan Mike menjadi putus asa dan berhenti bermain musik untuk sementara waktu.
Saat Billy sedang menontn pertunjukkan musik di panggung bawah tanah, dia melihat Tre Cool sedang tampil bersama saudara dan tetangganya.
Personal sekaligus manajer band tersebut, mempertemukan Tre Cool dengan Billy dan Mike. Mereka pun mencoba untuk nge-jam bareng, dan menemukan kecocokan dalam bermain musik. Akhirnya mereka memutuskan untuk manggung bareng dan Tre Cool pun mau bergabung bersama Billy dan Mike. Permainan drum
Tre Cool sangat baik dan bisa mengisi kekosongan pada band. Mereka pun banyak tur ke luar kota, dan salah satu label besar betaraf internasional menawari mereka untuk bekerja sama dalam proses pembuatan album.
Namun, salah satu tradisi panggung bawah tanah adalah, jika band yang mereka puja di panggung bawah tanah tersebut menerima tawaran dari label besar, maka secara spontan mereka akan membenci band tersebut.
Ini menjadi dilema bagi tiga remaja tersebut, terutama Billy. Billy tidak ingin dibenci oleh panggung yang telah menjadi roh dalam hidupnya, namun disisi lain Billy menginginkan kontrak kerja tersebut.
Setelah beberapa lama memikirkan hal ini, mereka sepakat untuk menerima tawaran kontrak kerja pembuatan album tersebut.Pergantian nama terjadi, saat suatu hari mereka bertiga menghisap ganja seharian, dari pagi sampai sore. Mereka menyebut hari itu sebagai “green day”, dan mereka sepakat nama Green Day dijadikan nama baru band mereka sampai saat ini.
Langganan:
Postingan (Atom)